kalkun, ayam kalkun, ternak kalkun, bibit kalkun

DERO TURKEY FARM

Ayam kalkun  dari data yang ada ayam kalkun pertama kali ditemukan oleh orang amerika  populer dieropa dengan sebutan turkey yang mengindentikan kesebuah negara turki dan konon kabarnya ayam ini didatangkan dari sana.  Ayam kalkun ini memiliki beberapa species sesuai bentuk tubuh warna bulu dan beberapa karakter yang membedakan antara species yang satu dengan yang lain bahkan ada jenis ayam kalkun yang bisa terbang yang jarang kita temui dimasyarakat kita karena ini memang jenis kalkun liar, sebagaimana jenis ayam kampung jarang kita temui ayam yang bisa terbang kecuali dia adalah ayam hutan.  Ayam kalkun selain sebagai ayam hias, ternyata jenis ayam ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sebagai ayam potong. Melihat potensi budidaya ayam kalkun ini masyarakat yang memang memiliki naluri bisnis tidak melewatkan begitu saja mengambil alih potensi bisnis ini. Dengan harga sekitar 300-400 ribu per-ekor untuk kelas dewasa cukup menarik minat para hobiis untuk membudidayakan jenis ayam ini, pola makan dan tehnik perawatan ayam jenis ini tidaklah begitu sulit.
Kuliner baru yang unik, masakan kalkun!!

                Teman-teman, apa kabar? Tetap sehat kan? Tentu dong, supaya bisa tetap jalan-jalan dan makan-makan…….hehehe…. kali ini saya akan menceritakan tentang kuliner unik yang patut dicoba. Kuliner ini selain enak, juga lebih sehat.  Penasaran?, mari kita langkahkan kaki ke jalan AM Sangaji di Jogjakarta. Jika kita dari arah Monjali, maka warung kuliner unik ini berada di kiri jalan. Lokasinya memang jadi satu dengan sebuah gerai bakso. Yups!, makanan yang akan kita cicipi adalah soto kalkun dan tongseng kalkun.  
                Teman-teman, ayam kalkun adalah satu sumber pangan yang sehat karena sangat rendah lemak dan kolesterol. Selain itu, tekstur daging kalkun ini seperti daging hewan kaki empat. Itulah mengapa kalkun sangat cocok untuk dijadikan bermacam masakan. Di luar negeri, pemerintah malahan merekomendasikan masyarakatnya untuk gemar makan kalkun ini demi kesehatan dan kecerdasan.
                Di warung ini, kalkun yang dijadikan masakan diperoleh dari kalkun lokal yang diberi makan sederhana. Jadi, citarasanya lezat, tidak seperti ayam broiler yang dipacu dengan bermacam-macam obat-obatan. Kalkun untuk bahan masakan ini diperoleh dari kalkun jantan berumur kurang dari setahun, oleh karena itu, teksturnya masih lembut.
                Begitu masuk ke warung, kita akan disambut dengan pelayan yang ramah. Pasti kita akan ditanyai, bakso atau kalkun. Nah, untuk kalkun, ada dua pilihan masakan yaitu soto kalkun dan tongseng kalkun. Untuk satu porsi soto, harganya Rp 7000. Sedangkan satu porsi tongseng harganya Rp 10.000. saran kami, cobalah kedua-duanya. Kalau hanya mencoba salah satu, kayaknya belum puas. Apalagi harganya termasuk murah. Saat ini, untuk mencari kuliner kalkun, sangat susah. Yang ada hanya di hotel. Namun, jangan ditanya, untuk sepotong kalkun panggang, harganya bisa ratusan ribu. Maklum, kelas ekspatriat.
                Nah, kalau teman-teman penasaran, datang saja ke warung kalkun tersebut, sambil menikmati indahnya kota Jogjakarta. Dijamin ketagihan, deh…….